KESEHATAN IBU

Naiknya Asam Lambung Saat Kehamilan

Banyak Ibu yang mengalami naiknya asam lambung saat kehamilan atau sering juga disebut heartburn. Sebenarnya hal ini dapat dicegah dengan mengubah beberapa kebiasaan sehari-hari.

Desi Hariana | 10 Oktober 2022

Heartburn (indigestion/acid reflux) atau kondisi naiknya asam lambung saat hamil ternyata cukup banyak dialami oleh para ibu, bahkan lebih dari setengah ibu hamil mengalaminya. Naiknya asam lambung yang membuat panas di ulu hati ini sebenarnya bisa dialami kapanpun saat hamil, namun biasanya baru muncul di minggu ke-27 dan selanjutnya (timester kedua dan ketiga).

Ibu hamil dapat mengurangi naiknya asam lambung dengan melakukan perubahan pola hidup sehari-hari, bisa juga dibantu dengan obat-obatan yang aman dikonsumsi selama kehamilan.

Penyebab naiknya asam lambung

Panas di ulu hati akibat naiknya asam lambung ini dapat terjadi akibat perubahan hormonal di dalam tubuh ibu yang mempengaruhi kerja otot organ pencernaan. Hormon kehamilan dapat menyebabkan esophageal sphincter (katup antara perut dan esofagus) lebih lemas, menyebabkan asam lambung dapat naik kembali ke atas (esofagus).

Selain itu, saat janin dalam kandungan berkembang, uterus ibu juga membesar dan membutuhkan lebih banyak ruang di perut ibu. Akhirnya uterus dapat mendorong lambung sehingga asam lambung pun lebih mudah naik ke esofagus. Walaupun jarang terjadi, kondisi adanya batu empedu juga dapat menyebabkan panas ulu hati saat kehamilan.

Gejala yang dirasakan ibu

Naiknya asam lambung saat kehamilan menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • rasa panas atau sakit di bagian ulu hati atau dada
  • merasa perut penuh, berat dan kembung
  • sering bersendawa, atau rasa tak enak di lidah
  • sering tidak enak badan
  • rasa ingin muntah.

Gejala biasanya muncul segera setelah makan atau minum, namun bisa juga terjadi setelah beberapa waktu.

Strategi mencegah naiknya asam lambung saat kehamilan

Berikut adalah beberapa tip yang bisa dilakukan ibu untuk mencegah atau mengurangi kejadian naiknya asam lambung sehingga menyebabkan panas di ulu hati:

  • Makan dalam porsi kecil lebih sering dibandingkan makan tiga kali sehari dalam porsi besar.
  • Makan secara perlahan.
  • Menghindari makanan yang digoreng, pedas, atau tinggi lemak karena akan menyebabkan lower esphageal sphincter menjadi lemas.
  • Menghindari asap rokok, minum alkohol selama kehamilan.
  • Tidak banyak minum saat makan. Minum dalam jumlah banyak akan meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
  • Setelah makan, jangan langsung berbaring.
  • Menjaga kepala lebih tinggi saat tidur dibandingkan kaki, atau letakkan bantal di bawah bahu untuk menghindari naiknya asam lambung.
  • Mengenakan baju yang longgar karena baju ketat dapat menekan perut.
  • Usahakan untuk menghindari konstipasi.

Kapan saatnya mencari bantuan medis

Jika dengan mengubah pola makan atau pola hidup sehari-hari tidak membantu, ibu perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter umumnya akan meresepkan obat untuk mengurangi gejala yang dirasakan. Selain itu, ibu juga perlu segera mengunjungi dokter jika terjadi:

  • gangguan makan, sulit menelan
  • berat badan berkurang
  • rasa sakit di perut.

Dokter akan memeriksa perut ibu dengan tekanan perlahan untuk mengetahui area mana yang terasa sakit. Ada dua jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter agar tidak terjadi naiknya asam lambung saat kehamilan:

  • Antasid yang berfungsi untuk menetralisir asam lambung.
  • Alginat yang berfungsi untuk meringankan gejala dengan menghentikan asam lambung untuk naik kembali ke esofagus.

Jika kedua jenis obat tersebut tidak juga dapat memperbaiki kondisi panas di ulu hati, dokter biasanya akan meresepkan ranitidine atau omeprazole. Obat harus dikonsumsi sesuai dengan aturan yang diberikan dokter, biasanya diminum sebelum makan atau sebelum tidur.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan