TUMBUH KEMBANG

Perkembangan Penglihatan Bayi Hingga Usia 1 Tahun

Bayi tidak langsung dapat melihat jelas ketika baru dilahirkan. Penglihatannya berkembang seiring dengan pertambahan usia. Apa saja yang perlu kita ketahui dari perkembangan penglihatan bayi hingga usia 1 tahun?

Desi Hariana | 18 Maret 2024

Pada tahun pertama kehidupannya, perkembangan penglihatan bayi sungguh melesat dengan pesat. Umumnya, bayi belum bisa melihat secara fokus lebih dari 8-12 inch atau 20-30 cm. Seiring dengan pertumbuhannya, penglihatan bayi pun akan semakin matang. Kita perlu memahami perkembangan penglihatan bayi hingga usia 1 tahun, agar dapat melakukan stimulasi yang tepat.

Baru lahir

Bayi baru lahir umumnya sensitif terhadap cahaya terang, hal ini bisa dipahami mengingat selama dalam kandungan ia tidak pernah terkena cahaya langsung. Bayi baru lahir dapat melihat benda melalui pandangan periferal (bagian sisi mata), namun bagian tengah mata masih berkembang.

Hanya dalam waktu beberapa minggu, retina matanya semakin responsif, pupil mata lebih terbuka dan ia mulai dapat melihat kilasan gelap terang dengan lebih baik. Benda besar dan warna terang mulai menarik perhatiannya. Ia juga mulai belajar untuk memfokuskan pandangannya.

Usia 2-4 bulan

Di usia ini, sering kali kedua mata bayi belum dapat bekerja dengan baik. itu sebabnya kita mungkin melihat mata bayi terlihat agak juling atau salah satunya berbeda sendiri. Pada umumnya, kondisi ini akan membaik sendiri, namun jika tak kunjung ada perubahan, segeralah konsultasikan dengan dokter anak.

Ketika berusia 2 bulan, bayi biasanya sudah bisa mengikuti benda bergerak dan kemampuan koordinasi visualnya membaik, di usia 3 bulan ia bahkan sudah bisa menyentuh atau menangkap benda bergerak yang ada di dekatnya.

Usia 5-8 bulan

Perkembangan penglihatan bayi usia 5-8 bulan semakin berkembang, terutama untuk memperkirakan jarak benda (depth perception). Saat ini ia telah mampu melihat sekitarnya dalam tiga dimensi. Bayi semakin pintar meraih benda jauh maupun dekat, kemampuannya memahami warna juga semakin baik meskipun belum sebaik orang dewasa.

Bayi usia ini sudah bisa mengenali orangtuanya dari seberang ruangan dan tersenyum saat melihat mereka. Mata bayi sudah dapat melihat benda melalui jendela, bahkan mengingat bentuk benda walaupun hanya melihatnya sebagian. Saat mulai belajar merangkak, kemampuan koordinasi tangan-mata bayi juga akan semakin baik.

Usia 9-12 tahun

Bayi di usia 9 bulan sudah bisa memprediksi jarak dengan baik. Kemampuan penglihatannya sudah semakin matang, terutama dalam melihat warna. Koordinasi mata-tangan juga sudah semakin kompleks karena ia mulai dapat berdiri dan merambat. Ia juga mulai bisa menjumput benda dengan jari jempol dan telunjuknya.

Di usia 1 tahun, kemampuan penglihatannya sudah sebaik orang dewasa. Setelah usia tersebut, hanya sedikit terjadi perubahan kemampuan penglihatan anak hingga ke usia dewasanya.

Cara menstimulasi penglihatan bayi

Ayah dan Ibu dapat membantu bayi mematangkan kemampuan penglihatan mereka, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Mengajak bayi berbicara. Saat menyusui bayi, wajah kita cukup dekat dengannya. Ajaklah ia bicara sambil menatap matanya. Selain membantunya untuk mengembangkan fokus, Anda juga melakukan bonding dan mengajari bayi tahap pertama berkomunikasi.
  • Memasang mainan yang bergerak. Anak suka sekali melihat benda dengan warna dan pola yang menarik. Sebelum ia dapat duduk sendiri, Anda dapat memasang mainan yang bergerak di atas tempat tidurnya. Segera copot ketika anak sudah mulai bisa duduk atau berdiri agar ia tidak terjerat tali-talinya.
  • Mengajaknya melihat ke cermin. Bayi mungkin belum bisa mengenali dirinya sendiri melalui cermin sampai sekitar 15 bulan, namun mereka senang melihat gerak geriknya sendiri yang terlihat dari pantulan di cermin.
  • Ajak anak berkeliling. Baik dengan digendong atau berkendara. Saat melihat sebuah benda, jelaskan apa namanya sehingga ia juga belajar untuk mengidentifikasi berbagai benda di sekitarnya.
  • Membacakan buku yang berwarna warni. Bayi akan senang melihat berbagai pola gambar maupun warna, apalagi jika ia dibacakan cerita oleh Anda. Selain mengasah penglihatannya, Anda pun mengajari bayi untuk mulai mengenali bahasa.

Jika Ayah atau Ibu menemukan ada yang tidak normal pada mata anak atau ia terlihat sulit menduga jarak benda atau menabrak benda ketika merangkak, sebaiknya periksakan anak ke dokter untuk memeriksakan penglihatannya.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan