RUMAH SEHAT

Menghadirkan Udara Bersih dan Segar di Rumah

Area tertentu di dalam rumah Anda bisa menjadi sarang polusi, ayo perhatikan ventilasi udara agar dapat menghadirkan udara bersih dan segar di rumah.

Anissa Aryati | 11 agustus 2021

Apakah Anda bisa memastikan sirkulasi udara di rumah Anda baik? Mungkin itu salah satu pertanyaan yang membuat Anda berpikir, karena faktanya lebih mudah memastikan rumah dalam kondisi bersih daripada memastikan udara di rumah terjamin bersih. Bersih tidaknya udara di rumah sedikit banyak dipengaruhi oleh pola hidup penghuninya. Semakin memahami makna hidup sehat, kepedulian akan kualitas udara yang mereka hirup setiap hari di rumah juga semakin tinggi.

Area pengembang polutan berbahaya

Menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat di rumah penting, karena menurut badan kesehatan lingkungan menyebutkan hampir 90% orang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Kualitas udara di rumah bisa jadi jauh lebih buruk daripada di luar, mengingat di dalam rumah banyak polutan yang berasal dari gas, bau, debu dan  kelembapan ruangan. Beberapa area yang sering menjadi sumber polutan tersebut antara lain;

Area dapur

Polutan bisa datang dari bahan bakar dan gas yang digunakan untuk memasak serta asap yang menyebar dan berputar di seputar ruangan. Ini akan semakin parah bila tidak terdapat ventilasi yang cukup.

Area kamar mandi

Kamar mandi merupakan bagian rumah dengan tingkat kelembapan tinggi, akibatnya pertumbuhan jamur sangat cepat. Kondisi lembab berpengaruh pada kualitas udara di area ini dan sekitarnya dan berdampak buruk pada kesehatan khususnya pada saluran pernapasan.

Area laundry

Polutan berupa debu yang bisa bersarang dan mengendap pada mesin pengering cucian. Apabila debu terus bertumpuk dan tidak dibersihkan secara teratur maka akan mudah menyebar ke area sekitarnya.

Area gudang

Area ini selain menjadi tempat penyimpanan barang yang jarang terpakai dan tempat penyimpanan berbagai bahan kimia, cairan pengusir nyamuk maupun cairan pembersih lantai. Polutan berasal dari debu dan bahan kimia.

Polutan di rumah akan semakin meningkat bila salah satu penghuni rumah memiliki kebiasaan merokok. Residu asap rokok dapat menempel pada kursi, meja ataupun dinding sekalipun ruangan tersebut menghadap ke area terbuka.

Memperbanyak udara bersih

Menghadirkan udara segar di rumah bisa dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:

  • Memasang kipas angin di kamar mandi untuk menghilangkan kelembapan yang terlalu tinggi. Tempat lain yang membutuhkan kipas angin (exhaust) adalah dapur. Akan lebih baik lagi jika dapur memiliki jendela.
  • Untuk area laundry sebenarnya akan lebih baik mendapat sinar matahari cukup untuk menurunkan tingkat kelembapan. Bersihkan debu pada mesin pengering secara teratur untuk menghindari penumpukan debu.
  • Pada area gudang sebaiknya memiliki jendela disertai dengan kipas jendela portabel untuk menyedot udara keluar ruangan.
  • Untuk ruangan yang terlalu lembab, penggunaan dehumidifier dapat membantu. Jangan lupa untuk membersihkannya secara teratur.

Jangan sepelekan sumber polusi di dalam rumah. Jika dibiarkan konsentrasinya dapat meningkat dan mengusik kesehatan paru-paru Anda. Pengaturan ventilasi yang baik dapat menghadirkan udara bersih dan segar di rumah. Sakam sehat.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan