KESEHATAN IBU

Mempersiapkan Kelahiran Kembar

Serangkaian tes diperlukan guna mempersiapkan kelahiran kembar yang lebih rumit dari kelahiran tunggal.

Anissa Aryati | 17 Juni 2021

Berkah yang tak diduga-duga ketika dokter menyatakan hasil USG menunjukkan bahwa janin yang Anda kandung adalah kembar. Peluk bahagia dari pasangan dan ucapan selamat mengalir dari orang-orang terdekat Anda. Terbayang dua bayi mungil akan mewarnai rumah Anda dengan suara tangisnya yang mungkin bisa terjadi secara bersamaan. Ibu kini hanya tinggal menunggu waktu dan perlu mempersiapkan kelahiran kembar agar bisa berjalan lancar.

Tanda kehamilan kembar

Seperti kehamilan pada umumnya, kehamilan kembar diawali dengan rasa mual dan muntah di pagi hari. Tanda berbeda yang sering didapati pada kehamilan kembar adalah ukuran rahim ibu yang tampak lebih besar, gerakan bayi terasa di seluruh bagian perut secara bersamaan serta kenaikan berat badan yang cukup signifikan.

Memastikan kehamilan kembar tak cukup dilakukan hanya dengan mengidentifikasi gejala yang dirasakan ibu. Kehamilan kembar melalui program, diagnosisnya jauh lebih mudah di awal kehamilan, sedangkan kehamilan kembar melalui proses pembuahan normal membutuhkan perhatian lebih. Ibu membutuhkan bantuan penyedia layanan kesehatan untuk melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan tes untuk mendapatkan hasil yang jelas akan keberadaan janin kembar dalam kandungan, seperti;

  • Tes darah

Pada kehamilan kembar biasanya ditemui tingkat human chorionic gonadotropin (hCG) yang cukup tinggi pada saat dilakukannya tes darah.

  • Alfa-fetoprotein

Jumlah protein yang dilepaskan oleh hati janin di dalam darah ibu tinggi maka kemungkinan besar  dihasilkan lebih dari satu bayi.

  • USG

USG biasa dilakukan di usia kandungan 12-13 minggu. Melalui gelombang suara frekuensi yang tinggi akan diperoleh secara jelas jaringan, organ dan pembuluh darah yang menandakan kehamilan kembar atau tunggal.

Apabila dari ketiga tes yang dilakukan mengarah pada kehamilan kembar maka ibu disarankan untuk melakukan USG setiap 4 minggu sekali untuk memantau kondisi kesehatan janin kembar apakah terus berkembang dengan baik dan tak mengalami masalah kesehatan.

Pilihan persalinan

Mempersiapkan kelahiran kembar cenderung perlu persiapan lebih, karena ibu memerlukan perawatan profesional untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi dan kelahiran prematur. Kehamilan kembar biasanya berlangsung antara 35 hingga 37 minggu. Bayi kembar prematur bisa dilahirkan kurang dari hitungan tersebut.

Dokter kandungan akan membantu memberikan perawatan antenatal untuk kehamilan kembar. Persalinan juga sangat disarankan dilakukan di rumah sakit. Ibu perlu berdiskusi dengan dokter tentang metode persalinan, normal atau operasi Caesar, dengan mempertimbangkan riwayat medis ibu. Untuk kelahiran kembar lebih dari dua atau supertwins biasanya lebih disarankan metode operasi caesar.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Artikel Sebelumnya

Ajak Anak Cinta Seni

Artikel Selanjutnya

Jenis Kejang pada Anak

Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan