KESEHATAN ANAK

Buah Pertama bagi Si Kecil

Buah hati Anda memasuki usia 6 bulan, saatnya mengenalkan makanan padat pertamanya. Salah satunya adalah menyertakan buah dan sayur dalam menu makannya. Adakah syarat tertentu buah pertama bagi Si Kecil?

Dyah Soekasto | 24 November 2021

Ketika bayi Anda sudah bisa mengangkat kepalanya sendiri dan duduk tanpa bantuan, kemungkinan besar ia sudah siap untuk mulai makan makanan padat. Indikasi lain bahwa dia sudah siap termasuk menunjukkan rasa tertarik saat melihat makanan dan mencoba meraih apa yang Anda makan. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum menawarkan semua jenis makanan padat untuk pertama kalinya pada Si Kecil.

Makanan padat pertama anak adalah fondasi penting bagi pola makan anak selanjutnya. Karena itu, penting bagi orangtua untuk memahami pemberian makan yang tepat bagi anak. Salah satunya buah pertama bagi Si Kecil, apa saja syaratnya?

Pemberian makanan padat pertama kepada Si Kecil dimulai dengan makanan berbahan tunggal yang tidak mengandung gula atau garam. Tunggu tiga hingga lima hari di antara setiap makanan baru untuk melihat apakah bayi mengalami reaksi, seperti diare, ruam, atau muntah.

Mencobakan bayi makan buah

Pemberian sayur dan buah juga hendaknya diperkenalkan secara bertahap. Satu jenis buah dapat dihaluskan tanpa tambahan gula atau garam. Setelah memperkenalkan makanan dengan bahan tunggal, secara bertahap baru Anda dapat memberikan makanan yang dikombinasikan.

Mulailah dengan buah-buahan yang mudah dicerna:

  • Apel adalah sumber vitamin C bergizi, yang membantu bayi Anda menyerap zat besi dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Berikan apel dalam bentuk pure. Apel juga kaya akan serat, yang dapat mencegah bayi mengalami sembelit.
  • Pisang kaya akan potasium yang baik untuk fungsi otot dan jantung,
  • Buah persik yang dihaluskan kaya akan serat, vitamin C dan vitamin A, nutrisi untuk meningkatkan daya penglihatan serta pembentukan sel darah putih.
  • Pir dan aprikot yang dihaluskan juga merupakan buah tambahan yang mudah dicerna oleh Si Kecil.

Menurut Jill Castle, MS, RD, ahli nutrisi anak, sekaligus penulis Fearless Feeding: How to Raise Healthy Eaters From High Chair, pisang adalah buah yang ringan bagi perut Si Kecil, juga mudah dihaluskan dan dikunyah. Buah ini sarat dengan vitamin C, vitamin B6, dan potasium. Pisang sangat cocok sebagai buah pertama bagi Si Kecil.

Sebagai awal memperkenalkan buah kepada bayi Anda, pastikan teksturnya lembut dan aman dikonsumsi. Hindari memberikan buah dalam bentuk potongan, karena dapat menyebabkan bayi tersedak.

Pemberian jus pada bayi

Jangan berikan jus kepada bayi Anda sampai ia berusia 1 tahun. Jus bukanlah bagian penting dari makanan bayi, dan tidak setara dengan buah utuh. Terlalu banyak jus dapat menyebabkan masalah berat badan dan diare. Minum jus sepanjang hari juga dapat mengakibatkan kerusakan gigi.

Jika ingin memberikan jus untuk bayi Anda, pastikan bahwa isinya memang 100% jus buah dan batasi hingga hanya 4 ons sehari.

Catatan penting saat memberi makan Si Kecil:

  • Pastikan bayi dalam posisi duduk. Biasakan ia untuk bisa duduk tegak tanpa penyangga. Gunakan kursi tinggi dengan alas yang lebar dan stabil. Kencangkan tali pengaman yang ada pada kursi duduknya.
  • Jangan memaksa. Jika bayi Anda berpaling dari makanan baru, jangan memaksa. Cukup coba lagi lain kali.
  • Tahu kapan harus berhenti. Ketika bayi Anda sudah cukup makan, ia mungkin menangis atau berpaling. Selama pertumbuhan bayi Anda sesuai dengan grafik pertumbuhan anak, artinya ia mendapatkan cukup makanan.

Jangan mencoba membuat bayi Anda makan sebanyak mungkin menjelang waktu tidur untuk membuatnya tidur sepanjang malam. Tidak ada bukti bahwa hal ini berhasil.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan