KESEHATAN ANAK

Aroma Khas Bayi yang Menyenangkan

Hampir semua orang senang dengan aroma khas bayi yang menyenangkan. Ternyata aroma tersebut memiliki manfaat baik bagi bayi maupun orang-orang terdekatnya.

Anissa Aryati| 21 Februari 2022

Bayi selalu menyenangkan untuk dicium karena aromanya khas dan membuat orang dewasa selalu ingin dekat dan memeluknya. Meskipun aroma khas bayi tak sewangi parfum, tapi banyak ibu yang merindukan kembali aroma tersebut ketika anak mereka mulai tumbuh dan beranjak remaja.

Penyebab bayi menghasilkan aroma khas

Aroma khas bayi sejak baru lahir ini biasanya hanya mampu bertahan hingga enam minggu. Beberapa teori menyebutkan bahwa aroma khas bayi berasal dari zat yang disebut vernix caseosa, zat putih lilin yang ditemukan dalam ketuban. Seperti yang kita ketahui, selama berbulan-bulan di dalam kandungan, bayi dilindungi oleh cairan ketuban tersebut.

Pada anggota tubuh bayi mana aroma khas ini paling banyak melekat? Sebuah studi di 2019 menyebutkan bahwa aroma khas bayi baru lahir paling banyak tertinggal di area kepala. Bahkan aroma ini jauh lebih kuat dibanding aroma kepala bayi sendiri. Pada umumnya, orang dewasa memang paling sering mencium aroma dari kepala bayi.

Aroma khas bayi ini ‘dirancang’ sedemikian uniknya hingga dapat menjadi tanda pengenal bayi bagi orang-orang di sekitarnya, terutama ibu. Sebuah studi menunjukkan bahwa aroma bayi memicu munculnya dopamin di wilayah otak perempuan yang berhubungan dengan aroma.

Namun demikian, bukan hanya ibu yang dapat mencium aroma bayinya, tetapi bayi pun bisa mengenali dan mencium aroma ibu. Baik aroma yang berasal dari ASI maupun pakaian yang ibu kenakan.

Penundaan untuk memandikan bayi

Vernix caseosa yang melekat pada bayi saat lahir, tak hanya menghasilkan aroma khas yang dapat mendekatkan bayi dengan orangtuanya, tapi juga dapat melembabkan kulit bayi secara alami. Sayangnya, banyak rumah sakit yang umumnya memberlakukan prosedur memandikan dan membersihkan bayi segera setelah lahir. Badan kesehatan dunia, WHO, merekomendasikan untuk menunda memandikan bayi setidaknya 24 jam setelah lahir agar lapisan Vernix caseosa dapat bertahan lebih lama.

Penundaan ini juga dapat meningkatkan hubungan yang kuat antara ibu dan bayi, baik saat terjadinya kontak kulit maupun saat inisiasi menyusui dini.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan