KESEHATAN ANAK

Agar Dermatitis Atopik Tidak Sering Kambuh

Bersifat datang dan pergi, gangguan kulit ini tergolong sulit sembuh. Perawatan efektif dan tepat di rumah akan membantu mengendalikan agar dermatitis atopik tidak sering kambuh.

Anissa Aryati | 22 November 2021

Dermatitis atopik merupakan kondisi kulit berulang yang biasa terjadi pada bayi dan anak-anak. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal. Dermatitis atopik bisa bersifat persisten dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Untuk mengendalikannya sering kali memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Meskipun pengobatan dilakukan, bukan berarti dapat menghilangkannya sama sekali karena tanda dan gejala masih dapat muncul kembali.

Penanganan Medis

Dermatis atopik bisa muncul pertama kali di usia 3 dan 6 bulan. Pada anak peluang dermatitis atopik dapat muncul bila sistem imunitas anak kurang berkembang, perubahan suhu (panas dan dingin) yang ekstrim serta penggunaaan produk mandi yang memicu alergi. Faktor genetik juga memiliki andil yang cukup besar dalam memicu dermatitis atopik.

Dermatitis atopik dapat menimbulkan rasa gatal yang luar biasa sehingga terkadang membuat bayi dan anak sulit merasa tak tenang dan selalu ingin menggaruk bagian yang mengalami ruam. Gejala dermatitis bisa berupa kulit bersisik, kemerahan, terjadi penebalan hingga munculnya benjolan kecil yang berkerak dan berisi cairan tertentu. Gejala dermatitis atopik dapat timbul di setiap bagian tubuh, seperti di wajah, leher, kulit kepala, siku, dan lutut. Area lain yang juga bisa mengembangkan gejala ini adalah di siku, lutut belakang, leher, di sekitar mulut hingga pergelangan tangan dan kaki.

Untuk mengatasi rasa tidak nyaman pada bayi dan anak serta tidur yang terganggu  akibat rasa gatal yang berkepanjangan, konsultasikan dengan dokter kulit anak. Dokter akan memeriksa kulit anak dan meninjau riwayat kesehatannya. Untuk membantu mengurangi rasa gatal dokter biasanya akan meresepkan antihistamin oral yang kemungkinan menimbulkan efek kantuk, guna menghindari ketidaknyamanan di malam hari. Krim atau salep kortikosteroid diberikan untuk mengontrol rasa gatal dan juga salep penghambat kalsineurin.

Penanganan di rumah

Perawatan di rumah penting dalam mengendalikan dermatitis atopik agar tidak sering kambuh. Poin pentingnya adalah walaupun penyakit ini bisa datang dan pergi setiap saat bila dapat dikendalikan anak tetap bisa menjalankan aktivitasnya. Perawatan penting yang bisa dilakukan di rumah untuk mengendalikan dermatitis atopik adalah berikut;

  • Hindari berbagai faktor pemicu kekambuhan; produk mandi dan perawatan kulit serta makanan.
  • Suhu ekstrim. Jaga kelembapan kulit bayi dan anak dengan mengolesi krim/salep dari dokter setelah mandi.
  • Jaga kuku bayi dan anak tetap pendek
  • Kenakan baju yang berbahan nyaman.
  • Bayi dan anak dengan dermatitis atopik tidak diperkenankan mendapatkan vaksin cacar. Konsultasikan dengan dokter.

Dermatitis atopik pada bayi dan anak ada masanya memburuk, namun seiring berjalannya waktu akan berkurang bila mendapat pertolongan medis di awal penanganan dan mendapat perawatan yang benar-benar efektif di rumah. Apabila kedua poin terpenuhi akan membantu dermatitis atopik tidak sering kambuh .

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan