KESEHATAN ANAK

4 Kelompok Makanan Penting untuk Balita

Menjelang memasuki usia sekolah, balita Anda membutuhkan nutrisi yang baik. Apa saja? Berikut 4 kelompok makanan penting untuk balita yang perlu Anda ketahui.

Dyah Soekasto | 22 September 2020

Kebiasaan menjalankan pola makan sehat sebaiknya dimulai sedini mungkin. Nah, bagi si balita, ada kelompok makanan yang baik sebagai penunjang tumbuh kembangnya. Berikut ini 4 kelompok makanan penting untuk balita Anda.

1. Protein

Termasuk kelompok protein adalah daging, ikan, dan telur. Protein merupakan salah satu nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Kebutuhan protein balita sekitar 1,1 gram per kilogram berat badannya (5-20 gr protein per hari).

Berikan sumber protein yang beragam, mulai dari daging sapi, ayam, ikan, telur, biji-bijian (contohnya kacang hijau, lentil, dan kacang polong), dan hasil olahan kedelai (tahu dan tempe). Kacang-kacangan juga kaya akan protein, tetapi ingat, kacang utuh seperti kacang tanah sebaiknya tidak diberikan untuk anak di bawah usia 2 tahun, karena rentan menyebabkan anak tersedak.

2. Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau tua seperti sawi, bayam, brokoli, dan kangkung selain kaya akan serat, juga mengandung vitamin serta mineral seperti zat besi, kalsium, dan asam folat.

Selain kaya akan vitamin dan mineral, sayur juga kaya serat, yang berfungsi membantu proses metabolisme tubuh, menjaga kesehatan usus, dan mempermudah proses buang air besar. Kebutuhan serat di usia balita berkisar 19-25 gr per hari, yang dapat dipenuhi dari sayur dan buah.

3. Buah-buahan

Buah merupakan satu dari 4 kelompok makanan penting bagi balita. Berikan Si Kecil buah setiap hari. Pilihannya amat beragam, mulai dari jeruk, pisang, alpukat, apel, atau pepaya. Buah kaya akan serat dan vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan.

Sebagai contoh, satu buah apel berukuran sedang mengandung 4 gr serat, yang artinya dapat memenuhi sekitar 17% asupan serat harian yang disarankan. Masih dengan takaran yang sama, apel mampu menyediakan 14% kebutuhan harian vitamin C.

4. Susu dan produk olahan susu

Biasanya ini kelompok makanan yang disukai anak-anak. Susu dan produk olahan susu adalah sumber utama kalsium, yang berfungsi menunjang pertumbuhan dan kesehatan tulang dan gigi. Produk-produk ini juga kaya akan vitamin A, yang berfungsi membantu tubuh melawan infeksi, serta baik untuk kesehatan kulit dan mata.

Setelah pemberian ASI dihentikan, di usia 2 tahun Anda dapat mengganti ASI dengan susu formula. Berikan tiga porsi susu sehari, atau variasikan dengan produk olahan susu seperti keju dan yoghurt. Sebagai variasi, buatlah camilan yang berbahan susu, keju. Atau yoghurt. Ini tentu membuat Si Kecil lebih bersemangat memakannya.

Referensi:

  • https://foodwatch.com.au/blog/family-and-kids/item/8-good-foods-toddlers-love-and-why-they-re-good-for-them.html
  • https://healthyeating.sfgate.com/proteinpacked-meals-toddlers-1074.html
  • https://www.parents.com/recipes/nutrition/kids/power-foods-kids-need/
Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan