TIP SERU

Main Sama Ayah, Yuk!

Bermain bersama ayah memiliki manfaat yang besar bagi anak. Selain itu, bermain bersama ayah juga memberikan kesempatan pada ibu untuk rehat sejenak dan menikmati ‘me time’-nya.

Desi Hariana | 22 Desember 2022

Menjelang peringatan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember, sebenarnya hadiah yang diinginkan ibu sering kali tidak berhubungan dengan materi. Ayah bisa mengambil alih sebagian tugas-tugas ibu agar ia dapat menikmati waktu untuk dirinya sendiri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak anak bermain.

Manfaat ayah bermain bersama anak

Selain memperkuat bonding antara ayah dan anak, ada banyak manfaat yang bisa didapat baik anak maupun ayah saat bermain bersama. Ketika anak bermain bersama ayah, ia belajar untuk melatih kemampuan meregulasi perasaannya, terutama karena permainan bersama dengan ayah lebih sering bersifat fisik. Jadi, tunggu apa lagi, segera ajak anak, “Main Sama Ayah, Yuk!”.

Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan?

Banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan bersama ayah. Ajak anak melakukan permainan atau kegiatan yang dapat menggali kreativitas dan kemampuan bereksplorasi anak. Berikut beberapa diantaranya:

1. Membangun benteng di dalam rumah dengan berbagai benda yang bisa ditemukan seperti kursi, selimut, bantal kursi, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk membereskannya setelah bermain, ya.

2. Mengajak anak bermain naik kuda dengan menempatkannya di punggung ayah, lalu ayah berpura-pura menjadi kuda. Lakukan di lingkungan yang aman bagi anak sehingga jika ia terjatuh tidak akan membuatnya cidera.

3. Menjadi tamu dalam permainan minum teh anak perempuan. Biarkan ia menjadi tuan rumah yang menawarkan makanan dan minuman pada Anda dengan berbagai permainan rumah-rumahannya. Mengobrollah sesuai dengan imajinasi anak saat itu.

4. Menonton film kartun bersama atau membacakannya buku yang bercerita tentang superhero kesayangannya. Lengkapi dengan berbagai sound effect yang sesuai dengan adegan yang ada di buku.   

5. Mengajarinya bermain sepeda atau sepatu roda di luar ruang, atau bermain basket/sepak bola. Jangan takut anak berkotor-kotor, Anda dapat memandikan anak setelah asyik bermain seharian.

Jangan lupa untuk memperhatikan tanda-tanda jika anak kelelahan, atau jika sudah saatnya ia makan/minum. Ayah perlu meluangkan waktu bermain dengan anak secara regular agar anak merasa dapat mengandalkan keberadaan Anda.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan