LIPUTAN EVENT

Deteksi Dini Penting untuk Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Deteksi dini amat penting untuk penyakit jantung bawaan pada anak karena dapat menghindari risiko tinggi yang sulit diprediksi saat kelahiran.

Anissa Aryati | 5 Oktober 2022

Dalam rangka memperingati Hari Jantung yang jatuh pada tanggal 29 September, Yayasan Jantung Indonesia mengadakan seminar daring pada tanggal 28 September 2022 tentang deteksi dini sebagai upaya preventif mencegah penyakit jantung bawaan pada anak.

Penyakit jantung bawaan (PJB) menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di tahun pertama kehidupan anak. Delapan dari setiap 1.000 kelahiran bayi merupakan kasus penyakit jantung bawaan. Di Indonesia sendiri, angka kasus PJB pada tahun 2021 telah mencapai 80.928 bayi.

PJB dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti genetik, lingkungan, atau kondisi Kesehatan ibu. Tetapi PJB juga dapat terjadi meskipun tanpa penyakit penyerta. Kunci pencegahan PJB adalah deteksi dini. Semakin dini penyakit jantung bawaan ini dideteksi, maka akan semakin mudah untuk dicegah. Semakin cepat gangguan ini ditangani, akan semakin tinggi kemungkinan untuk sembuh.

Penyakit jantung bawaan yang tidak terdeteksi dan tidak terobati hingga dewasa, dapat berisiko menyebabkan gagal jantung dini dan kematian. Untuk meminimalkan risiko PJB, dapat dilakukan pemeriksaan sebelum dan selama kehamilan.

Acara ini menghadirkan narasumber Esti Nurjadin (Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia), Mela Sabina (Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Jantung Indonesia), dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (P2PTM Kemenkes RI), Mikha Tambayong (Duta Yayasan Junung Indonesia) dan dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), FIHA (Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah).

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan