KESEHATAN AYAH

Tanda-tanda Serangan Jantung

Penyakit jantung (cardiovascular disease), sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh senyap karena dapat terjadi kapan pun dan pada siapa pun. Ketahuilah tanda-tanda serangan jantung agar tak terjadi kondisi yang fatal.

Desi Hariana | 1 April 2020

Masih lekat dalam ingatan ketika Ashraf Sinclair, suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari meninggal dunia pertengahan Februari lalu. Sosok yang dikenal gemar berolahraga dan menjaga pola makannya, tiba-tiba dini hari terkena serangan jantung dan tidak tertolong naywanya. Itu sebabnya penyakit ini dijuluki sebagai silent killer.

Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO, penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia, mengakibatkan sekitar 18 juta orang meninggal setiap tahunnya. Yang termasuk ke dalam kategori penyakit jantung adalah PJK atau penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskuler, rematik jantung, dan lain sebagainya. 

Serangan jantung terjadi kala ada hambatan yang menyebabkan aliran darah ke jantung terganggu, sehingga jantung tidak mendapatkan oksigen yang ia butuhkan. Serangan jantung juga sering disebut dengan myocardial infarctions dari kata ‘myo’ yang berarti otot, serta ‘cardial’ yang mengacu pada jantung. Sedangkan ‘infarction’ berarti matinya sel tubuh akibat kurangnya asupan oksigen. Kematian sel ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada otot jantung. 

Waspada tanda-tanda serangan jantung

Apa saja tanda-tanda serangan jantung yang perlu diketahui?

1. Rasa tak nyaman di dada

Ini adalah tanda yang paling umum terjadi pada gangguan jantung. Jika Anda mengalami penyumbatan arteri atau serangan jantung, ada rasa sakit, sesak, atau tekanan di dada sebelah kiri. Kadang terasa hanya beberapa menit saja, bisa terasa saat beristirahat atau justru sedang beraktivitas. 

2. Mual, gangguan pencernaan, panas di dada, sakit perut

Beberapa orang mengalami hal ini saat mengalami serangan jantung, kadang hingga muntah-muntah. Perempuan lebih sering merasakan hal ini daripada laki-laki. Mungkin saja Anda sebenarnya mengalami gangguan pencernaan, namun perlu diingat bahwa hal-hal tersebut juga dapat merupakan tanda-tanda serangan jantung.

3. Sakit yang menyebar ke bagian lengan

Tanda serangan jantung yang klasik adalah rasa sakit yang menyebar di bagian kiri tubuh, termasuk lengan. Selalu berawal di dada dan menyebar ke bagian luar, namun ada juga yang merasakan hanya sakit lengan dan ternyata ia mengalami serangan jantung. 

4. Pusing atau seperti melayang

Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan pusing atau perasaan melayang dan menyebabkan kita kehilangan keseimbangan atau pingsan. Jika rasa pusing ini juga disertai dengan rasa tak nyaman di dada atau napas Anda terengah-engah, kemungkinan tekanan darah Anda menurun drastis karena jantung tak dapat memompa darah dengan benar.

5. Berkeringat dingin

Jika tiba-tiba Anda mengeluarkan keringat dingin tanpa alasan yang jelas, ini dapat menjadi salah satu tanda bahwa Anda mengalami serangan jantung. 

Ada beberapa tanda-tanda serangan jantung lainnya, seperti:

  • sakit di tenggorokan atau rahang
  • mudah merasa lelah
  • mengorok
  • batuk yang sulit berhenti
  • bengkak di bagian kaki
  • detak jantung tak beraturan.

Segera hubungi dokter Anda atau segera pergi ke IGD untuk memeriksakan diri secara keseluruhan. Menghadapi serangan jantung, setiap menitnya akan sangat berharga.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan