ANAKKU SPESIAL

Mengajari ABK Keterampilan Hidup

Dengan mengajari ABK (anak berkebutuhan khusus) keterampilan hidup, kita akan membantunya agar dapat mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Anissa Aryati | 8 Maret 2021

ABK, contohnya anak dengan ASD (Autism Spectrum Disorder), sangat bergantung pada bantuan orang lain untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari, terutama saat harus ke luar rumah atau ke area publik. Namun sebenarnya kita dapat mengajari ABK keterampilan hidup, tentunya sesuai kebutuhan dan tergantung pada berat ringannya gangguan yang dialami anak.

Keterampilan untuk mandiri

Dalam masalah perkembangan, anak ASD tak berbeda jauh dengan anak normal, mereka akan tumbuh menjadi dewasa dan diharapkan mampu melakukan berbagai aktivitas sendiri. Dalam hal ini orangtua perlu membekali, mempersiapkan, maupun melatih anak agar ia kelak bisa mandiri.

Orang tua dapat memulainya dengan mengajarkan anak keterampilan sosial, akademi maupun keterampilan lainnya. Setiap anak perlu diajarkan keterampilan hidup yang sesuai dengan yang mereka butuhkan, dan tentunya hal ini juga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan terapis. Beberapa keterampilan tersebut diantaranya adalah:

1. Safety skill. Merupakan keterampilan keamanan yang perlu diajarkan pada anak untuk berjaga diri dan melindungi dirinya agar aman pada saat harus ke luar rumah, berada di tempat publik, atau saat bertemu orang asing.

  • keamanan di jalan; cara menyeberang
  • saat bertemu orang asing; tidak mengikuti orang asing
  • tanda keamanan; memahami rambu-rambu sederhana
  • identifikasi alat keamanan

2. Health skill dan self hygiene. Keterampilan menyangkut tata cara perawatan diri seperti membersihkan diri saat mandi, menggosok gigi, mencuci tangan, membersihkan diri dari kotoran, menggunakan deodorant, membersihkan diri waktu haid, menggunakan hand sanitizer, maupun menggunakan masker.

3. Self advocacy skill. Mengajari anak keterampilan dalam menyampaikan keinginan seperti halnya ketika mereka ingin meminta sesuatu yang diperlukan. Kita bisa menaruh peralatan di tempat yang sesuai, dimana anak bisa melihat. Lalu ucapkan kata-kata misalkan, “Ibu perlu garpu/sendok untuk makan ini,” lalu minta ia mengambilkan barang tersebut. Perhatikan apakah ia juga akan melakukan hal yang sama ketika membutuhkan benda-benda tersebut.

Di luar keterampilan tersebut, ABK juga perlu keterampilan hidup lainnya seperti leisure skill (keterampilan menikmati kebebasan), vocational skill (menikmati hiburan), money skill (cara menggunakan uang), home living skill (keterampilan di rumah) dan transportation skill (menggunakan transportasi).

Teknik pengajaran ABK

Mengajarkan ABK keterampilan hidup tentunya berbeda dengan mengajarkan anak biasa. Perlu cara khusus agar anak memahami setiap instruksi yang disampaikan hingga mereka mau melakukan apa yang diminta. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan alat bantu seperti PAS (picture activity schedule).

Cara menyusun PAS bisa dengan cara berikut:

  • Lakukan aktivitas yang mau kita ajarkan sendiri.
  • Tuliskan langkah-langkah yang perlu dilakukan anak.
  • Sederhanakan langkah, jangan terlampau rumit.
  • Cobakan, lalu lakukan revisi jika dibutuhkan

Biarkan anak mengandalkan PAS tersebut dan ajari anak langkahnya satu per satu. Begitu ia terlihat semakin lancar melakukannya, beri kesempatan anak melakukan langkah itu sendiri dan Anda cukup memerhatikan. Mengajari ABK keterampilan hidup adalah tugas kita sebagai orang tua yang akan sangat membantunya dalam menjalankan hidup sehari-hari dan menjadi lebih mandiri.

Sumber:

Webinar AnakkuID “Behavior Talk (19): Cara Mengajarkan Keterampilan Hidup Penting kepada Anak” pada hari Sabtu, 6 Februari 2021.

Narasumber: Tania Purnomo M.S., BCBA

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan