KESEHATAN ANAK

Gangguan Mata pada Anak Penderita Diabetes

Anak penderita diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2, dapat mengalami gangguan pada mata mereka. Apa gejalanya dan apakah gangguan mata pada anak penderita diabetes ini berbahaya?

Desi Hariana | 27 Februari 2023

Penderita DM atau diabetes melitus mengalami gangguan pada produksi insulin di dalam tubuhnya. Insulin berguna untuk mengubah glukosa menjadi energi, akibatnya, kadar gula di dalam darah pun meningkat. Diabetes yang tak terkontrol dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh lainnya, termasuk mata. Apa saja gangguan mata pada penderita diabetes?

Beberapa gangguan mata pada anak

Anak yang mengalami diabetes di usia dini, dapat mengalami gangguan mata lebih cepat dibandingkan mereka yang terkena diabetes di usia lebih tua. Berikut adalah beberapa gangguan mata pada anak penderita diabetes:

1. Glukoma

Glukoma adalah kondisi dimana terjadi kerusakan pada saraf optik mata, risiko terjadinya glukoma pada penderita diabetes menjadi berlipat ganda. Jika tidak diobati dengan baik, dapat menyebabkan kebutaan. Gejalanya antara lain: sering melihat kilatan cahaya, pandangan kabur, dan sakit di bagian mata.

2. Retinopati diabetik

Retinopati diabetik (DR) terjadi kala ditemukan adanya kerusakan di retina mata. Retina adalah area di belakang mata yang menangkap cahaya dan mengolahnya menjadi penglihatan saat diterima oleh saraf otak. Gejalanya bisa berupa pandangan yang kabur, floaters (seperti ada benda-benda melayang di bola mata), dan sulit membedakan warna.

3. Katarak

Walaupun katarak lebih sering terjadi pada orang tua, namun bukan berarti tak dapat terjadi pada anak. Gejala yang dialami anak seperti pandangan yang berkabut, mata sensitif terhadap cahaya, dan kesulitan saat melihat di malam hari. Mereka yang mengidap diabetes memiliki risiko dua kali lebih besar untuk mengalami katarak.

Retinopati diabetik pada anak

Para ahli menemukan bahwa penderita DR pada anak meningkat cukup pesat dalam dua dekade belakangan ini. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kasus DM dalam populasi anak. DR dapat terjadi pada anak dengan DM tipe 1 maupun tipe 2. Penyakit ini dapat menurunkan penglihatan anak, bahkan dapat mengakibatkan kebutaan. Itu sebabnya skrining DR di usia muda sangatlah dibutuhkan bagi anak penderita diabetes.

Orangtua perlu melakukan usaha pencegahan atau mengurangi risiko gangguan mata pada anak penderita diabetes dengan cara berikut:

  • Mengontrol gula darah anak. Tingkat gula darah yang tak terkontrol dapat membahayakan organ mata. Konsultasikan dengan dokter anak cara agar kondisi diabetes pada anak dapat terkontrol dengan baik.
  • Mendorong pola hidup sehat. Anak diabetes pada umumnya memiliki berat badan berlebih. Mereka perlu didorong untuk melakukan kegiatan seperti olahraga secara teratur, serta makan dengan komposisi yang seimbang.
  • Melakukan pemeriksaan secara berkala. Menurut American Academy of Ophthalmology, anak-anak perlu melakukan pemeriksaan mata setiap tahun, sekitar tiga hingga lima tahun sejak diketahui mengidap diabetes.

Jika anak mengeluhkan gejala yang mengganggu pada matanya, segeralah berkonsultasi ke dokter mata. Pemeriksaan secara teratur dapat mencegah terjadinya kondisi yang buruk pada mata anak.

Referensi:

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan